Sejarah dan perjuangan

Tentara
pelajar

Di masa perjuangan, seorang pelajar seringkali mengemban tugas perjuangan. Tentara pelajar, demikian mereka dikenal.

Terkait kejadian kebiadaban teroris di Surabaya, Sidoarjo, dan Jakarta. Berikut pernyataan sikap Paguyuban MASTRIP Jatim.

Mastrip adalah Tentara Republik Indonesia Pelajar atau TRIP. Kini Mastrip tak lagi angkat senjata. Tapi semangat perjuangan mengusir penjajah masih membara.
k

Kami pernah berjuang

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu
Kenang, kenanglah kami 

Kenanglah kami

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa
Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

catatan mastrip

Mungkin kami yang tesisa kini hanya manula lemah, namun kenanglah perjuangan kami. Kami hanya berkeinginan terus mengobarkan semangat perjuangan terutama bagi para generasi muda yang dikuatirkan mulai luntur.

Kemanusiaan dalam Perang

Mayat kawan kawan tidak perlu disucikan dan ditukar pakaiannya, melainkan para Syuhada yang gugur di medan pertempuran ini telah suci, ia dikebumikan juga dengan pakaian perlengkapan yang basah kuyup sekujur tubuh oleh darah. Mobil ambulan kami membawanya ke Sidoarjo...

Akhir Pertempuran Surabaya (Gunungsari)

...

Jembatan Gubeng saksi keganasan Perang Surabaya

20 November 1945 Sepasukan TKR Pelajar Staf I Rayon Darmo 49 menyusun pertahanan di sekitar Jembatan Gubeng, mereka dihujani mortir oleh pasukan Inggris dari arah utara, mortir meledak di sekeliling pertahanan anak anak pelajar. Hujan mortir selama 30 menit ini tidak...

Mengenang Mayjen R. Soebiantoro

...

keluarga besar

tentara pelajar

Anda bagian dari keluarga besar Tentara Pelajar Indonesia (TRIP), mari bergabunglah bersama kami. Mengobarkan semangat kepahlawanan, semangat juang kepada generasi muda Indonesia.