MERAH PUTIH ADALAH PEMBAKAR SEMANGATKU DALAM BERTEMPUR DAN MENGUSIR PENJAJAH DARI BUMI PERSADA INI

DEMI MERAH PUTIH HANYA ADA SATU BAGIKU HIDUP ATAU MATT

 MERAH PUTIH AYAH DAN IBUKU

TAK KAN PERNAH SIRNA DALAM INGATANKU

KETIKA AKU AKAN MELANGKAHKAN KAKI INI

DARI HALAMAN RUMAHKU UNTUK PERGI BERJUANG BETAPA BERAT HATI SEORANG AYAH UNTUK MELEPAS KEPERGIAN SEORANG ANAK LAKI-LAKINYA

YANG KAN BERTEMPUR DI MEDAN LAGA

TERBAYANG DALAM BENAKNYA HIDUP ATAU MATI ADALAH TARUHANNYA

TETES AIR MATA MENGIRINGI DOA AYAHKU KETIKA AKU SUJUD PADANYA

MASIH SAYUP-SAYUP DAPAT KUDENGAR PESAN AYAHKU : “ATI-ATI TO LE OJO LALI TANSAH DONGO MARANG SING KUASO, PERTAHANKAN MERAH PUTIH SAMPAI TITIK DARAH PENGHABISAN”

SAMBIL AYAHKU MENYERAHKAN BENDERA MERAH PUTIH

YANG DIJAHIT SENDIRI OLEH MENDIANG IBUNDAKU TERCINTA

UNTUK DISERAHKAN PADAKU SEBAGAI PEMBAKAR SEMANGAT JUANGKU

TETES AIRMATA TAK KUASA TERBENDUNG

DENGAN PERASAAN BANGGA DAN HARU AKU LANGKAHKAN KAKIKU MENUJU MEDAN LAGA,

 

PUJI SYUKUR SELALU KUPANJATKAN PADA YANG KUASA

KARENA DENGAN RACHMATNYALAH AKU SAMPAI KINI MASIH DAPAT MERASAKAN NIKMATNYA KEMERDEKAAN INI

DAN MEMANDANG MERAH PUTIH YANG SELALU BERKIBAR DIANGKASA NAN BIRU

 

BERKIBARLAH SELALU MERAH PUTIHKU

AKU AKAN SELALU MENJAGAMU

TAK SEORANGPUN KUBIARKAN MENURUNKANMU ATAU MENGHINAMU

BIARPUN PAHA INI TERTEMBUS PELURU MUSUH, NAMUN AKU TAK PERNAH GENTAR SEDIKITPUN MELAWAN PENJAJAH NEGERIKU TERCINTA INI

TERIMA KASIH AYAH DAN BUNDAKU TERCINTA ATAS DOA RESTUMU

TERIMA KASIH TUHAN ENGKAU SELALU MELINDUNGI AKU DALAM MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN DAN MERAH PUTIH TERCINTA

JAYALAH NEGERIKU JAYALAH BANGSAKU

BERKIBARLAH SELAMANYA MERAH PUTIHKU

AKU SELALU BERJUANG UNTUKMU

SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA

SEKALI BERKIBAR TETAP BERKIBAR

 

Sajak gubahan putra MAS TRIP                                                             Surabaya, Nopember 1945

Mayoor Hudi Purnomo Soekamto SH                                                     Pelaku Sejarah