MALANGPOST – Mengenang sejarah perjuangan Pahlawan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) Kota Malang, Wali Kota Malang Sutiaji bersama jajaran Forpimda danĀ  Keluarga Besar Pejuang Pahlawan TRIP Kota Malang berziarah ke Makam Monumen Pahlawan TRIP, Rabu (31/7).

Ziarah dan tabur bunga dilakukan dalam rangka mengenang kembali jasa perjuangannya. Di sela ziarah, Sutiaji mengatakan sangat mengapresiasi semangat dari keluarga besar pejuang pahlawan TRIP selama ini. Dengan menjaga dan melestarikan monumen TRIP, hingga berlangsung saat ini. Terawat dengan baik dan rapi. Peringatan ini diawali dengan upacara peringatan para pahlawan pelajar yang gugur dalam perang kemerdekaan 72 tahun silam. Acara, dilanjut dengan tabur bunga yang dipimpin langsung Wali Kota Malang, Sutiaji.

“Kami dari Pemkot Malang akan memberikan perhatian melalui perbaikan. Nantinya akan kita disposisikan ke Dinas Sosial Kota Malang. Agenda peringatan upacara dan tabur bunga di makam pahlawan TRIP ini akan menjadi agenda rutin dan diperingati setiap tanggal 31 Juli,” kata Sutiaji.

Pria kelahiran Lamongan ini menambahkan, di tahun mendatang ia menegaskan, pada setiap momen acara 17 Agustus atau kebangsaan lainnya pejabat Pemkot Malang akan melakukan ziarah dan penaburan bunga di dua tempat, di TMP Soeropati dan Makam Monumen Pahlawan TRIP.

Hal ini dilakukan untuk terus merawat rasa kebersamaan dan kebanggaan serta mengenang sejarah perjuangan warga.
“Kita lakukan di taman makam pahlawan Jalan Veteran, dan satu lagi di Monumen Pahlawan TRIP sini,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pembina TRIP Gaguk Katriana menegaskan, nilai perjuangan bangsa selama ratusan tahun. Mesti diimplementasikan dengan kerukunan dan kebersamaan melalui keragaman yang ada.

“Kami berharap ada sinergitas TNI – Polri maupun Pemda pasca Pilpres. Saling mendukung dan saling membangun. Mewujudkan cita – cita pejuang terdahulu, memajukan Malang secara berkesinambungan dan berkelanjutan,” tegas Gaguk.

Wakil Ketua PD TRIP Malang Raya Budhi Marto juga menuturkan rasa syukur terhadap perhatian Pemkot Malang. Dengan dikeluarkannya SK Wali Kota Malang pada tahun 2008 lalu, untuk membuat monumen pahlawan TRIP.
“Monumen Makam Pahlawan TRIP bisa tetap eksis sampai saat ini,” tuturnya.

Ia pun berharap, apa yang disampaikan wali Kota Malang bisa terealisasi. Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada pejuang TRIP warga bisa mengunjungi dan ziarah rutin ke TMP.

“Kami sebagai anak cucu, ingin meneruskan perjuangan beliau melalui bidang dan porsinya masing – masing. Membangun Malang Raya lebih beradab dan lebih bermartabat,” pungkasnya. (ica/aim)

Original Source : Malang Post